Seputar Manfaat: Penyakit

Cara Alami Mengatasi Pilek pada Anak

Cara Mengatasi Anak Pilek secara Alami - Bayi masih memiliki sitem kekebalan tubuh (immunitas) yang belum sempurna. Sehingga, hal ini dapat membuat bayi menjadi rentan terhadap segala jenis penyakit, salah satunya termasuk penyakit pilek atau flu ini. Setidaknya ada 200 jenis virus yang bisa menyebabkan pilek pada bayi. Lalu bagaimana cara menangani pilek pada bayi yang tepat?

Pilek pada bayi ditandai oleh keluarnya cairan yang berwarna jernih dari hidung. Memang warnanya tidak hanya bening, bisa juga ingus berubah warna menjadi kekuningan atau kehijauan setelah tujuh hari. Pilek pada bayi juga bisanya disertai dengan batuk dan juga sedikit demam. Biasanya bayi masih mau disuapi makan.


Pilek merupakan penyakit yang paling biasa diderita oleh anak-anak. Virus yang menyerang bagian pernapasan ini umumnya hanya bertahan dalam waktu  seminggu saja, namun walaupun hanya menderita pilek, ia akan tetap membuat anak-anak menderita. Apalagi jika disertai dengan batuk. Pilek pada anak yang sehat terbilang tidak bahaya. Pilek pada bayi umumnya akan menghilang 4 sampai 10 hari.


Gejala-Gejala Pilek pada Anak

Pilek biasan datang pada anak-anak datang tiba-tiba. Berikut ini daftar gejala-gejala pilek pada anak :

Hidung akan berlendir lalu mengeluarkan air
Akan lebih sering bersin-bersin
Lelah atau tampak kepayahan
Terkadang akan terjadi demam
Merasa sakit tenggorokan
Terkena batuk



Cara mencegah supaya anak tidak terkena pilek

Cara mencegah penyakit pilek anak salah satunya dengan mengajarkan anak bagaimana cara mencuci tangan yang baik dan benar. Penyakit pilek biasanya menyebar dengan cara kontak langsung dari tangan ke tangan. Saat anak yang terkena pilek dan membersihkan ingus dengan menyentuh hidung dengan tangan, selanjutnya ia bersentuhan dengan orang lain, ini dapat mengakibatkan orang lain juga dapat terkena pilek. 

Selain menular secara kontak langsung, virus influenza dapat pula menyebar dengan perantara benda-benda, misalnya gagang pintu, pegangan tangga, buku, pulpen, remote tv, gamepad, mouse komputer, dan lain-lain. Virus tersebut dapat tahan hidup di benda untuk beberapa jam, ini adalah waktu yang sangat memungkinkan untuk virus berpindah ke anak.

Sehingga, dengan mengajarkan anak bagaimana cara membersihkan tangan yang benar merupakan sebuah langkah untuk melindungi anak dari penyakit pilek dan flu. Cuci tangan ini sebaiknya dilakukan secara rutin setelah keluar dari kamar mandi, setelah makan, sepulang sekolang dan setelah bermain.

Cara Mengatasi Pilek pada Anak secara Alami

Membiarkan anak mendapatkan istirahat total. Istirahat yang terbaik ialah tidur. Ia merupakan obat yang mujarab untuk mengusir virus penyebab pilek. Disaat anak tidur pulas, tubuh mereka akan memperbaiki sistem imunnitas dalam tubuh, sehingga tubuh mampu menangkal serangan pilek.

Mengatasi pilek pada anak dengan menggunakan uap hangat. jadi biarkan anak menghirup uap hangat untuk meredakan hidung yang tersumbat oleh ingus. Cara yang paling mudah yaitu dengan menuangkan air mendidih ke dalam  ember. Hal ini bertujuan supaya uap air menyebar ke seluruh ruangan. Namun akan lebih baik kalau menggunakan alat pembuat uap (humidifier).

Penyakit pilek bisa juga diatasi dengan cara meminum air. Ini juga berfungsi untuk menghindari terjadinya dehidrasi pada tubuh. Dengan banyak minum dipercaya akan menurunkan demam serta meredakan gejala pilek. Berikan anak Anda minum air putih atau bentuk minuman lainnya seperti susu, teh, atau bahkan jus buah. Sebaiknya, hindari minum minuman yang bersoda, ini karena ia dapat memperburuk kondisi radang tengoorokan.

Cara menyembuhkan pilek pada anak yang selanjuntya yaitu dengan memberikan sup ayam kepada anak. Sup yang masih hangat tidak hanya memiliki rasa yang lezat, namun ia juga membuat hidung yang mampet menjadi reda. Sebuah hasil penelitian menyebutkan bahwa bahan-bahan pembuat sup ayam dapat meredakan peradangan pada tenggorokan.

Mengatasi pilek dan flu anak dengan memandikan anak dengan air hangat. Seperti yang kebanyakan dikatakan oleh orang tua dahulu, berendam dengan air panas bisa meredakan  demam. Uap air inilah yang dapat membantu dalam melegakan pernafasan serta meredakan hindung yang tersumbat karena ingus.

Berkumur menggunakan air garam. Menurut para ahli, berkumur menggunakan air garam mampu meredakan serta menurunkan resiko pilek dan flu. Jika anak terkena pilek, maka ajarkan kepada mereka berkumur mengunakan air garam. Campurkan seperempat sendok teh garam dapur dan segelas air yang masih hangat.

Madu akan lebih efektif untuk meredakan batuk dibanding sirup obat batuk rasa madu. Ini adalah hasil penelitian yang dimuat dalam Archives of Pediatric and Adolescent Medicine. Dosis pemberian madu hampir mirip dengan obat batuk OTC, setengah sendok teh untuk usia 1-5 tahun, 1 sendok teh untuk usia 6-11 tahun, dan 2 sendok teh untuk usia 12 tahun ke atas. Madu sangat tidak disarankan untuk anak yang baru berusia 1 tahun.  Dalam penelitian tersebut madu yang digunakan yaitu madu dengan jenis madu buckwheat. Namun pengarang The Holistic Pediatrician, kepala Center for Integrative Medicine di Wake Forest University Baptist Medical Center, mengatakan bahwa madu dengan lain jenis juga mempunyai efek yang sama baiknya.

Biasanya orang tua sering merasa stres ketika anaknya sedang sakit. Padahal, bisa juga si kecil yang bermain di lantai dengan terbatuk-batuk, ia merasa baik-baik saja. Yang perlu diperhatikan, apabila kondisi anak sedang memburuk, segeralah berkonsultasi ke dokter anak. Bisa jadi ia terkena infeksi sekunder seperti di telinga dan sinus dan mereka membutuhkan antibiotik. Pilek normal biasanya bisa sembuh dalam seminggu. Pilek bisa sembuh sendiri walaupun anak tidak mengkonsumsi obat. 

Penyebab, Gejala dan Obat Penyakit Malaria

Penyebab, Gejala dan Obat Penyakit Malaria  - Malaria merupakan sebuah penyakit yang dapat ditularkan melalui nyamuk dari manusia dan hewan lain yang telah terjangkit oleh protozoa parasit tipe Plasmodium.Malaria dapat menyebabkan gejala demam, kelelahan, muntah, dan sakit kepala. Dalam penyakit malaria yang sudah parah bahkan ia dapat menyebabkan kulit kuning, kejang, koma, atau kematian. Inilah gejala yang biasanya muncul dalam sepuluh hingga lima belas hari setelah digigit. Jika penyakit malaria tidak diobati, maka penyakit ini mungkin kambuh beberapa bulan kemudian. Untuk mereka yang telah sembuh dari infeksi, infeksi ulang biasanya dapat menyebabkan gejala ringan. Resistensi parsial ini dapat menghilang selama beberapa bulan sampai beberapa tahun apabila orang tersebut tidak terpapar terus-menerus dengan malaria.

gejala malaria


Penyakit malaria paling sering ditularkan oleh nyamuk yang bernama Anopheles. Nyamuk yang dapat menyebabkan malaria adalah nyamuk Anopeles berkelamin betina. Gigitan nyamuk Anopeles ini selain menghisap darah dalam mangsanya, nyamuk juga akan memasukkan parasit dari air liur nyamuk ke dalam darah. Parasit ini lalu bergerak ke hati, disini mereka akan dewasa dan bereproduksi. Lima spesies Plasmodium yang dapat menginfeksi dan disebarkan oleh manusia yaitu P. falciparum karena P. vivax, P. ovale, P. knowlesi, dan P. malariae. 

Risiko penyakit malaria bisa diminimalisir dengan mencegah gigitan nyamuk dengan memakai kelambu dan penolak serangga, atau bisa juga dengan tindakan kontrol-nyamuk seperti penyemprotan insektisida serta menguras genangan air. Beberapa obat yang tersedia untuk mencegah malaria pada wisatawan ke daerah di mana penyakit umum yaitu obat sulfadoksin/pirimetamin direkomendasikan pada bayi dan setelah tiga bulan pertama sejak kehamilan di daerah dengan tingkat malaria tinggi. 

Meskipun pencegahan secara dini sangat butuh dilakukan, sayangnya belum ada vaksin yang efektif, meskipun usaha untuk mengembangkannya sedang berlangsung. Pengobatan yang disarankan untuk malaria yaitu merupkan kombinasi obat antimalaria yang mencakup artemisinin. Obat yang kedua mungkin baik meflokuin, lumefantrin, atau sulfadoksin/pirimetamin. Kuinin dengan doksisiklin bisa digunakan jika artemisinin tidak tersedia. 

Penyakit malaria telah tersebar luas di berbagai daerah tropis dan subtropis. Daerah-daerah tersebut termasuk di Afrika Sub-Sahara, Asia, dan Amerika Latin. Di tahun 2015, setidaknya ada 214 juta kasus malaria hampir di seluruh dunia. Hal tersebut mengakibatkan setidaknya ada 438.000 orang yang mati karena malaria, 90% di antaranya ada di benua Afrika. Tingkat penyakit ini menurun dari tahun 2000 sampai di  2015 sebesar yaitu 37%, namun malaria kembali meningkat dari 2014 di mana terdapat 198 juta kasus. Malaria biasanya berhubungan dengan kemiskinan dan memiliki efek negatif besar dengan pembangunan ekonomi. Di Afrika sana, malaria sudah diperkirakan mengakibatkan kerugian US$12 miliar dalam setahun karena ini dikarenakan meningkatnya biaya kesehatan, kehilangan kemampuan untuk bekerja, dan efek negatif pada pariwisata.


Tanda-tanda dan gejala malaria

Tanda-tanda dan gejala malaria biasanya dimulai dari 8 sampai 25 hari setelah sesorang terinfeksi. Bentuk awal dari penyakit malaria untuk semua spesies malaria mirip dengan gejala pada penderita flu, dan dapat juga menyerupai kondisi lain seperti sepsis, gastroenteritis, dan penyakit virus. Gejala malaria tersebut yaitu seperti sakit kepala, demam, menggigil, nyeri sendi, muntah, anemia hemolitik, penyakit kuning, hemoglobin dalam urin, kerusakan retina, dan kejang-kejang.

Gejala yang klasik pada malaria yaitu paroksismal—kejadian bersiklus kedinginan tiba-tiba lalu diikuti menggigil dan demam, berkeringat, terjadi setiap dua hari di infeksi P. vivax dan P. ovale, dan setiap tiga hari untuk malaria yang disebabkan oleh P. malariae. Infeksi P. falciparum dapat membuat demam berulang setiap 36-48 jam, atau bisa dibilang hampir terus menerus.

Malaria berat biasanya disebabkan karena adanya P. falciparum (ia lebih sering disebut sebagai malaria falciparum). Gejala malaria falciparum akan timbul 9-30 hari setelah sesorang terinfeksi. Seseorang yang mengalami penyakit  malaria serebral sering menunjukkan gejala neurologis, termasuk postur abnormal, nistagmus, kelumpuhan tatapan konjugat (kegagalan mata dalam bergerak bersama-sama dalam arah yang sama), opistotonus, kejang, atau bisa juga mengalami koma.

Obat Penyakit Malaria 

Malaria merupakan salah satu penyakit yang mematikan. Dimulai dengan sebuah gigitan nyamuk ANopeles betina yang membawa plasmodium. Selanjutnya, parasit plasmodium ini memperbanyak pupolasi di hati. Tanpa adanya sebuah pengobatan yang tepat, malaria dapat menyebabkan komplikasi yang berakhir pada sebuah kematian.

Nyamuk pembawa penyakit malaria suka pada rempat yang ada airnya seperti selokan kotor, rawa dan tempat kotor yang lain. Posisinya nyamukk saat hinggap di tubuh seseorang yaitu menukik. Nyamuk malaria memiliki beberapa variasi dalam hal warna, misalnya seperti warna hitam dan bercak putih pada bagian kakinya. Aksi nyamuk dalam menggigit umumnya dilakukan pada saat malam hari.


Cara Mengobati Malaria secara alami dan tradisional


Cara mengobati malaria dengan daun mimba 

cara mengobati malaria

Mimba merupakan salah satu tanaman yang termasuk kedalam tanaman perdu dan banyak terdapat di Negara India. Ada dua cara pengobatan yang bisa dilakukan dengan daun mimba ini, bisa dari dalam dan dari luar. 

Untuk pengobatan dalam dengan daun mimba caranya, pertama, ambil sebatang mimba yang berukuran sebesar jari tangan. Kemudian dicuci sampai bersih, kemudian rebus dengan air sebanyak setngah liter air. Biarkan air sampai mendidih dan hingga tersisa sebanyak setengahnya. Kemudian air disaring, lalu minum sebanyak 2 kali dalam sehari.

Sedangkan untuk pengobatan luar dengan daun mimba, pertama ambil beberapa helai daun mimba. Kemudian direbus sampai airnya mendidih. Lalu campurkan rebusan air tadi ke dalam air bak mandi. Gunakan air campuran ini untuk mandi pada saat pagi dan sore hari.

Mengobati malaria dengan sidaguri

cara mengobati malaria

Sidaguri biasa digunakan untuk obat pada penyakit asam urat. Tanaman sidaguri ini juga bisa dimanfaatkan untuk mengobati malaria. Cara mengobati malaria dengan sidaguri, pertama siapkan beberapa lembar daun sidaguri besrta bunganya. Rebus daun dan bunga sidaguri ke ke dalam seperempat liter air, lalu biarkan sampai air mendidih dan sampai tersisa setengah gelas. Ramuan ini bisa diminum setelah dingin dan disaring.


Mengobati penyakit malaria dengan daun pepaya

cara mengobati malaria

Pertama yang perlu dipersiapkan yaity 2 lembar daun papaya, kemudian daun pepaya dicuci sampi benar-benar bersih. Daun pepaya kemudian direbus dengan 3 gelas air. Tunggu sampai ia mendidih dan airnya bersisa hanya 1 gelas. Anda bisa meminum airnya ketika dingin maupun masih hangat.


Yang perlu dilakukan yaitu sebaiknya Anda pergi ke dokter untuk memeriksa kesehatan. Selain itu pergi ke dokter juga sangat baik, karena disana Anda akan diberi penanganan lebih lanjut. 

Cara Mengatasi Jamur Kulit dan Beragam Penyakit Yang Diakibatkan Oleh Jamur

Penyakit kulit banyak penyebabnya. Bisa juga karena jamur kulit. Jamur merupakan jenis mikroorganisme yang dapat mengakibatkan penyakit kulit. Jamur bisa hidup dimana saja. Ia bisa tumbuh di air, udara, pakaian, tanah dan bahkan di tubuh hewan serta manusia.

Jamur kulit biasanya lebih banyak menginfeksi masyarakat yang bertempat tinggal di daerah dengan iklim tropis. Kenapa orang yang beriklim tropis lebih mudah terkena jamur kulit? Jawabannya yaitu karena iklim tropis memiliki suhu udara panas dan lembab. Hal inilah yang membuat pertumbuhan jamur jamur menjadi produktif. Karena jamur merupakan salah satu mikroorganisme yang senang dengan suhu lembab. Umumnya jamur akan menyerang bagian kulit. Ia juga akan menginfeksi bagian terluar tubuh seperti lapisan terluar kulit, kuku maupun rambut.

Cara Mengatasi Jamur Kulit

Infeksi jamur diantaranya yaitu karena dermatofita (seperti tinea), ragi/yeast (seperti candida), dan Pitiriasis. Biasanya tanda-tanda atau gejala yang akan muncul yaitu seperti kulit kemerahan, bersisik dan gatal. Namun ada juga yang nampak seperti kulit kering. Infeksi jamur dapat menyerang lapisan kulit yang lebih dalam. Apalahi jika sistem imunnya sedang lemah. 

Jamur kulit dapat menular ke orang lain. Biasanya akan menular kepada orang terdekat. Cara penularan jamur kulit yaitu bisa karena kontak langsung maupun karena barang yang digunakan oleh orang yang terkena jamur kulit. Berikut adalah beberapa faktor penyebab terinfeksi jamur kulit. 

Jamur dapat menginfeksi kulit manusia karena beberapa hal. Pertama karena kulit yang berkeringat. Ini biasanya akan terjadi pada orang yang suka berolahraga dan fitnes atau atlet. Apalagi jika baju yang digunakan tidak mampu menyerap keringat yang keluar. Maka ini juga akan mengakibatkan badan menjadi lembab, terutama di bagian lipatan-lipatan pada tubuh seperti ketiak dan selangkangan. Sehingga kita juga harus melakukan perawatan kesehatan dan juga menjaga kebersihan. Karena tubuh yang tidak bersih dapat mengakibatkan terinfeksi jamur. 

Secara umum untuk mengatasi infeksi jamur yaitu dengan menjaga kebersihan tubuh. Tubuh yang bersih dan sehat akan lebih sulit terjangkit jamur. Pakai juga pakaian yang mudah menyerap keringat. Ini bertujuan untuk membuat tubuh menjadi tidak lembab. Sebaiknya hindari pinjam-meminjam handuk saat mau mandi. Terus agar jamur tidak menginfeksi kaki, sebaiknya gunakan kaos kaki yang terbuat dari bahan katun. 

Berikut adalah jenis-jenis infeksi jamur dan cara mengatasinya :

Penyakit Panu
Panu adalah salah satu jenis penyakit kulit yang diakibatkan oleh organisme jamur. Nama jamur panu dalam bahasa latin yaitu tinea vesicolor. Jamur jenis ini mampu merusak luar kulit terluar, biasanya panu lebih umum terjadi pada anak-anak dan remaja.

Seringnya, sakit panu akan muncul hampir di semua bagian seperti lipatan lengan, kulit kepala, leher, wajah, punggung dan tangan. Ketika kulit sudah terjangkit panu, kulit akan berubah warna menjadi putih, coklat atuau kemerah-merahan. Tapi biasanya warna panu adalah putih. Ketika kulit terkena panu, kulit akan terasa gatal. Gejala atau tanda-tanda terkena panu yaitu terdapat bintik-bintik putih yang terpisah. Bulatan panu bisa berukuran besar. 

Untuk mengobati panu, anda bisa menggunakan obat salep atau oles. Anda bisa membelinya di Apotek terdekat. Jangan biarkan panu, karena panu bisa merembet secara cepat.


Penyakit kurap
Selain panu, penyakit kurap juga disebabkan oleh jamur. Jamur penyebab jamur kurap yaitu tinea corposis. Jamur jenis ini dapat menular juga. Cara penularannya yaitu dengan kontak langsung atau sentuhan. Bisa juga menular tanpa sentuhan langsung. Atau bisa juga dari pakaian, handuk atau benda-benda yang menempel atau digunakan penderita kurap. Tidak hanya itu, kurap juga bisa menular dari hewan. 

Gejala penyakit jamur kurap terlihat pada area terinfeksi yang berbentuk melingkar yang berwarna merah seperti cincin.Atau dipinggir kulit yang terkena kurap biasanya memiliki permukaan yang lebih tinggi. Ketika sudah terkena kurap, tangan rasanya ingin selalu menggaruk-garuk. Karena kulit tadi akan terasa sangat gatal. Jika mau mandi, kulit yang terkena kurap akan merasa perih. Dan ketika sedang beraktifitas disertai keringat, kulit rasanya juga akan gatal. Selain itu, kulit yang sudah terkena biasanya juga bersisik.

Apabila tidak ingin atau sudah terkena namun sembuh. Ini ada beberapa tips untuk mencegah dan mengatasi kurap. Pertama jaga kebersihan tentunya. Mulai dari kamar hingga tempat-tempat yang lembab. Bersihkan juga pakaian dan tempat tidur. Sebaiknya barang yang telah dipakai segera dicuci dan ganti pakaian yang baru. Hindari pinjam-meminjam pakaian maupun handuk.

Infeksi jamur pada kaki
Infeksi jamur kaki seringnya akan menyerang altlet. Hal ini dikarenakan mereka melakukan aktifitas olaraga, sehingga mereka akan memiliki kaki yang menjadi lembab. Apabila kaki sudah terinfeksi jamur, kaki rasanya akan menjadi gatal, kulit mulai mengelupas, terasa terbakar, biasanya juga akan menghasilkan bau yang tak sedap.

Cara mengatasi jamur kaki yaitu ada dua cara. Pertama yaitu dengan cara mengoleskan salep anti-jamur. Kedua dengan obat oral atau dengan diminum. Obat ini banyak dijual di apotek. 

Penyakit kulit karena jamur Tinea capitis
Infeksi jamur Tinea Capitis merupakan salah satu jenis penyakit jamur yang menyerang kulit kepala. Seringnya jamur ini menyerang kulit kepala pada hewan, namun jangan salah, jamur jenis ini juga bisa menyerang kulit kepala manusia. 

Tanda-tanda atau gejala penyakit jamur Tinea Capitis yaitu rambut akan rontok. Selain itu, pada daerah rambut yang mengalami kerontokan juga akan disertai ruam bersisik. Bila sakit ini sudah parah, ruam bersisik nantinya akan membesar, dan ini juga menimbulkan rasa sakit.  Penyakit jamur Tinea capitis ini sebaiknya langsung diobati. Karena jika tidak, kepala bisa mengalami kebotakan. Kebotakan ini juga akan permanen. 

Lantas, bagaimana cara mengobati Tinea kapitis ?
Cara mengobati penyakit ini yaitu dengan diberikan peroral dengan griseofulvin 10-25 mg/kg berat badan. Obat tersebut diminum perhari selama 6 minggu. Untuk dosis orang dewasa yaitu sebesar 500 mg per hari selama 1,5 bulan atau 6 minggu. Bisa juga pengobatan dengan  cara mencuci kepala dengan sampo desinifektan antimikotik. Sampo desinifektan antimikotik ini seperti larutan asam salisilat, asam benzoat, dan sulfur presipitatum. 

Bagaimana cara mencegah Tinea capitis ?
Untuk cara pencegahan penyakit jamur Tinea capitis yaitu dengan selalu menjaga kebersihan kepala, tubuh dan juga lingkungan. Rajin-rajin lah mencuci rambut dengan sampo untuk menjaga kebersihan kulit kepala. Namun juga jangan terlalu berlebihan. Selain itu, apabila ada hewan peliharaan dirumah, sebaiknya kondisi kebersihan dan kesehatannya selalu dijaga.

Penyakit Meningitis Jamur
Meningitis yang diakibatkan oleh jamur jarang terjadi. Namun ini bisa menjadi penyakit serius. Seringnya, penyakit meningitis karena jamur sering terjadi pada orang AIDS, kanker, diabetes, transplantasi sumsum tulang, dan gangguan lainnya. Jamur dapat menyerang karena kondisi kekebalan sedang melemah. Selain itu, hal ini juga dapat terjadi pada bayi prematur dengan berat lahir rendah. Tiga jamur penyebab penyakit ini yaitu Candida albicans, Cryptococcus neoformans, dan terakhir yaitu Histoplasma.


Candida albicans memiliki tempat tinggal di mulut, saluran pencernaan dan alat vital wanita. Cryptococcus neoformans merupakan jenis jamur tanah yang umum. Jamur jenis ini merupakan penyebab paling banyak dari penyakit meningitis. Jamur ini dapat menyerang ketika immun dalam tubuh sedang melemah. Terakhir yaitu jamur Histoplasma,  ia juga sama seperti Cryptococcus neoformans, ia juga merupakan jenis jamur tanah.


Untuk gejala penyakit meningitis karena jamur juga sama sepert penyakit meningitis karena sebab lain. Gejala penyakit meningitis yaitu seperti sakit kepada, kebingungan, mengantuk.

Cara mengatasi penyakit meningitis jamur yaitu dengan anti-jamur. Biasanya diberikan secara intravena. Biasanya juga dilakukan selama berminggu-minggu lebih. Sebaiknya memeriksakan dulu ke dokter dan meminta tindakan lebih lanjut.

Infeksi jamur Tinea cruris
Infeksi jamur Tinea cruris penyakit disebabkan jamur Tinea. Jamur ini hidup di daerah hangat dan lembab. Misalnya seperti pantat, paha atau selangkangan, ada juga di sekitar daerah alat kelakmin. Biasanya jkamur ini menyerang kulit pada musim panas. Apalagi wilayahnya beriklim basah dan hangat.

Apabila terkena jamur ini, gejala yang ditrimbulkan yaitu kulit akan terasa gatal, berwarna kemerahan, terasa terbakar, dan menjadi pecah-pecah. Ada juga yang sampai mengelupas. Jamur ini bisa diatasi dengan salep. 

Jamur Candida
Jamur ini merupakan jamur penyebab penyakit keputihan. Jamur ini menimbulkan cairan putih seperti susu dan berbau.Karena ia menyerang alat vital seorang wanita, maka daerah vital akan terasa gatal. Untuk mengtasinya, sebaiknya anda langsung memriksakannya ke dokter agar diberi tindakan lebih lanjut. 

Infeksi jamur Aspergillus
Penyakit yang disebabkan oleh jamur Aspergillus yang menyebar di udara. Ia dapat menyebabkan infeksi yang serius pada organ paru-paru. Bagi penderita HIV atau pendonor sumsum tulang akan lebih beresiko. Karena mereka memiliki kekebalan tubuh yang rendah. Jamur Aspergillus ini bertindak sebagai allergen potensial penyakit asma.

Inilah Penyebab Radang Gusi

Radang Gusi - Anda pernah mengalami radang gusi? Rasanya sakit bukan. Namun apakah Anda juga tahu apa penyebab dari radang gusi ini. Namun sebelumnya kita akan membahas apasih radang gusi. Radang gusi merupakan sebuah kondisi dimana kita mengalami gangsuan kesehatan di bagian gusi kita. Gusi mengalami pembengkakan, dengan adanya pembengkakan, gusi kita akan mengalami ganguan kenyamanan, kita jadi sulit ketika makan dan minum.

Radang gusi bisa menyebabkan sakit dan nyut-nyutan dalam bahasa jawa. Gusi bengkak bisa mengakibatkan sakit kepala dan kondisi emosionala akan lebih sensitif. Selain itu, radang gusi juga membuat mulut menjadi bau.

Inilah Penyebab Radang Gusi

Berikut adalah penyebab radang gusi dan gusi bengkak :

Plak pada gigi
Plak merupakan penyebab umum dari masalah radang gusi. Plak merupakan lapisan yang tak terlihat pada permukaan gigi. Plak ini terbentuk dari kumpulan atau koloni bakteri yang ada di mulut. Plak terlihat jelas apabila kita tidak menggosok gigi. Kita harus rajin menyikat gigi supaya terhindar dari plak ini. Selain dapat menyebabkan radang pada gusi, plak juga dapat menyebabkan gigi berlubang dan sakit gigi.

Tartar ata karang gigi
Karang gigi atau bisa disebut dengan tartar atau dental kalkulus berada di gigi karena plak mengeras. Plak dapat berubah menjadi karang gigi membutuhkan waktu sekitar 10 hari. Karang gigi biasanya ada di antara gigi. Karang gigi bisa kita bersihkan apabila kita pergi ke dokter.

Terjadi iritasi
Alergi karena bahan seperti pasta gigi, makanan, obat-obatan, maupun kawat gigi. Iritasi akan menyebabkan gusi kemerahan dan mengalami pembengkakan.

Gigi  yang dirawat secara salah
Semakin bertambahnya usia, gigi akan megalami perenggangan. Sehingga ini dapat menyebabkan makanan tersangkut di antara gigi yang telah renggang. Dan proses pembersihan makanan itu yang sulit. Sehingga dapat membuat resiko radang gusi.

Hormon
Hormon juga bisa menyebabkanterjadinya radang pada gusi. BIasanya ini terjadi pada wanita saat mengalami kehamilan.

Obat mengakibatkan radang
Beberapa obat untuk perawatan gigi malah dapat membuat gusi mengalami peradangan. Sehingga kita perlu untuk bertanya kepada dokter sebelum mengkonsumsi obat.